Yasir Saputro

Home » miscellaneous » Pengetahuan Dasar Drive Test 3G

Pengetahuan Dasar Drive Test 3G

Blog Stats

  • 16,009 hits

Recent Comments

andi on Membuat Command Sequence Seder…

Drive test merupakan pekerjaan dimana seorang DT (drive tester) melakukan pengambilan sample data yang berkaitan dengan kondisi aktual di lapangan atau dapat dikatakan merasakan kondisi nyata ketika user sedang dilayani oleh suatu jaringan seluler (user experience). Berikut pengetahuan dasar untuk metode-metode yang umum digunakan dalam melakukan drive test

Jenis drive test berdasarkan posisi user

  • Statis

    Kondisi dimana drive test dilakukan pada posisi diam pada posisi tertentu. Misalnya di depan sektor 1 atau pada lokasi dimana terjadi komplain dari pelanggan suatu operator. Tujuannya adalah mengetahui kondisi kuat sinyal yang diterima oleh pengguna pada saat dia diam pada suatu tempat.

  • Mobility (Bergerak)

    Metode ini dilakukan dengan cara melewati suatu rute tertentu karena pada dasar tujuan dari komunikasi seluler adalah kemampuan mobilitas dari pengguna, sehingga perlunya dilakukan metode ini guna mengetahui kondisi suatu jaringan seluler pada saat pengguna berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Metode Pengambilan Data 3G

Berikut adalah metode yang sering digunakan pada saat melakukan drive test 3G

  • Idle

    Metode dimana handphone yang digunakan dibiarkan saja tanpa melakukan aktifitas tertentu (untuk DT 3G biasanya handphone hanya di lock pada sistem 3G, tujuannya agar selama DT handphone tidak pindah ke sistem 2G). Tujuan dari metode ini adalah mengetahui kemampuan dari suatu site untuk mencapai pengguna atau bisa dikatakan kuat sinyal yang diterima oleh pengguna. Parameter 3G yang perlu diperhatikan pada kondisi ini adalah RSCP (received signal code power). Dari hasil drive test dengan metode ini dapat diprediksi sejauh mana suatu site bisa melayani penggunanya. Selain itu parameter yang harus diperhatikan adalah EcNo ( perbandingan antara sinyal yang dikirim dengan sinyal-sinyal penganggu di sekitarnya) yang mana parameter ini menujukkan kualitas yang akan didapatkan ketika pengguna melakukan aktifitas.

  • Voice

    Metode dimana handphone yang digunakan melakukan aktifitas menelpon ke pengguna yang lain. Metode ini dilakukan dengan dua cara yaitu sebagai berikut

Short call

Melakukan panggilan pada periode waktu tertentu misalnya selama 120 detik secara berulang dengan jeda antar panggilan beberapa waktu tertentu misal 5 detik dan dilakukan berulang-ulang. Tujuan dari metode ini biasanya adalah mengetahui tingkat keberhasilan pada saat pengguna melakukan panggilan atau biasa disebut CSSR (Call Setup Success Rate). Selain CSSR dari metode ini juga bisa nilai CCSR (Call Completion Succes Rate) yaitu kemampuan suatu jaringan mempertahankan pengguna hingga pengguna selesai melakukan panggilan dan HOSR (HandOver Success Rate) tingkat keberhasilan perpindahan dari satu site ke site lainnya bila metode ini dilakukakan secara mobility. Ada yang bisa diketahui dari metode ini yaitu kualitas sinyalnya dengan memperhatikan nilai dari parameter EcNo.

Long call

Sama seperti metode di atas yang membedakan hanyalah durasinya yang berbeda dimana dengan metode ini durasi panggilan diusahakan untuk selama mungkin hingga dirasa cukup. Tujuan dari metode ini untuk mengetahui CCSR atau bisa juga digunakan untuk memprediksi DCR (Drop Call Rate). DCR adalah putusnya sambungan sebelum pengguna selama melakukan panggilan.

  • Video Call

    Metode dimana handphone yang digunakan melakukan aktifitas video call ke pengguna yang lain. Metode ini dilakukan dengan dua cara sama dengan voice yaitu short call dan long call. Tujuan dari metode ini pun sama dengan voice yang mengetahui CSSR dan CCSR berdasarkan hasil drive test atau user experience.

     

  • Download

    Metode dimana handphone yang digunakan melakukan aktifitas dowlonload dengan ukuran file tertentu. Tujuan dari metode ini bila yaitu mengetahui nilai kecepatan data (throughput). Selain itu juga bisa digunakan untuk mengetahui CSSR dan CCSR untuk komunikasi data bila download yang dilakukan berulang-ulang.

  • Upload

    Metode dimana handphone yang digunakan melakukan aktifitas upload dengan ukuran file tertentu. Tujuannya sama dengan metode download yaitu mengetahui throughput, CSSR, dan CCSR.

  • IRAT ( Inter Radio Access Technology)

    Metode dimana handphone yang digunakan melakukan long call terlebih dahulu kemudian diusahakan untuk pindah ke sistem di bawahnya (3G ke 2G). Tujuan dari metode ini adalah mengatahui tingkat keberhasilan perpindahan dari satu sistem ke sistem yang di bawahnya atau biasa disebut ISHO (Inter System handover).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

October 2013
M T W T F S S
« Apr   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: